MATERI COREL

MATERI COREL

 

Tutorial CorelDRAW
Modul 1
Aditya Wikan Mahastama
Universitas Kristen Duta Wacana
Pustaka: CorelDRAW Documentation
Lizard Wijanarko
Apa Itu CorelDRAW?
CorelDRAW – The Popular Drawing Software
CorelDRAW adalah sebuah drawing software yang sangat populer. Sebuah software
yang serbaguna dan dimanfaatkan oleh para desainer dari berbagai aliran: seni
murni, desain logo, desain ikon dan karakter, desain poster, brosur, kartu nama,
cover buku dan sebagainya. Digemari oleh desainer cetak karena memiliki palet
warna yang mendekati warna yang dihasilkan oleh mesin cetak, meskipun demikian
CorelDRAW tidaklah cocok digunakan untuk layout isi buku. Pertama kali muncul
pada tahun 1987, versi terakhir yang dirilis adalah X5 (15) pada Februari 2010.
Popularitas dan penggunaannya yang begitu luas membuat software lain yang
sejenis, sedikit banyak kemudian mengikuti tampilan dan cara penggunaannya,
termasuk drawing software yang tidak berbayar (open source).
Drawing dan Painting, Apa Bedanya?
Apa saja software grafis yang anda kenal? Jika anda menyebut Adobe Photoshop, ia
termasuk painting software. Apa beda drawing dan painting kalau begitu? Painting
berarti bahwa ketika anda menambahkan sesuatu – apakah itu titik, garis, bangun,
coretan dan sebagainya – ke atas bidang gambar, maka anda melakukan hal yang
sama dengan mencorat-coret sebuah kertas: anda mengubah warna bidang gambar
tersebut, sehingga coretan yang anda buat tidak dapat digeser atau diubah kecuali
dihapus. Pada painting, manipulasi individual terhadap coretan dicapai dengan
sistem layering: seolah-olah anda memiliki selembar kertas putih di dasar dan
berlapis-lapis kertas transparan di atasnya: coretan pada lapis ke 15 dapat anda
hapus tanpa merusak coretan lain di lapis ke 14. Drawing berarti bahwa apa yang
anda tambahkan ke bidang gambar sebenarnya adalah sebuah objek. Seperti
menaruh pin, penggaris, dan busur di atas selembar kertas. Benda-benda tersebut
tidak pernah menyatu dengan kertasnya, sehingga bebas untuk dimanipulasi,
misalnya digeser. Setiap objek drawing merupakan hasil penggambaran secara
matematis dari informasi komponen grafis objek yang tersimpan. Ukuran file citra
hasil painting akan membesar seiring dengan ukuran bidang gambar dan jumlah
layernya, sedangkan ukuran file gambar hasil drawing tergantung pada banyaknya
objek di dalamnya. Citra painting menyimpan hasil akhir coretan-coretan anda
berupa sebuah lukisan utuh (dikenal juga sebagai bitmap); gambar drawing
menyimpan koordinat titik, jenis objek dan manipulasinya saja (dikenal juga sebagai
vector), sehingga perlu rendering (proses penggambaran) setiap kali kita ingin
melihat hasilnya.
Berkenalan Dengan CorelDRAW
Membuka CorelDRAW
CorelDRAW bukanlah sesuatu yang langsung ada di komputer anda, ketika anda
baru saja membelinya misalnya, atau setelah anda melakukan instalasi sebuah
sistem operasi. Tentu anda harus terlebih dahulu membeli software ini dan
melakukan instalasi sebelum anda mulai menggunakannya. CorelDRAW tersedia
dalam paket bernama Corel Graphics Suite bersama beberapa software grafis lain
dari Corel yang saling melengkapi. Ukuran instalasinya antara 100-300 megabyte
untuk seluruh paket tersebut. Corel Graphics Suite tersedia untuk sistem operasi
Windows dan Macintosh. Jika CorelDRAW telah terinstal, sangat mudah untuk
membukanya, tinggal menamukan lokasi grup software aplikasi pada komputer
anda. Contoh untuk Windows adalah klik tombol ‘Start’ ‘All Programs’
‘CorelDRAW Graphics Suite X4’ ‘CorelDRAW X4’. Bagaimana jika versi CorelDRAW
yang dimiliki berbeda? Temukan saja bagian menu yang memuat kata Corel,
kemudian cari shortcut untuk CorelDRAW di sana.
Antarmuka CorelDRAW
Setelah memberikan perintah untuk membuka CorelDRAW, mungkin saja akan
muncul jendela dengan pertanyaan atau pilihan, klik saja ‘New’, dan akan muncul
antarmuka utama CorelDRAW. Tutorial ini menggunakan CorelDRAW versi X4 untuk
pembahasannya. Jika versi yang anda miliki berbeda, jangan khawatir, secara garis
besar antarmuka CorelDRAW tidak mengalami perubahan radikal dari satu versi ke
versi berikutnya, sehingga informasi dalam tutorial ini masih dapat anda gunakan.
Perbedaan yang ada adalah kemampuan baru yang ditambahkan setiap kenaikan
versi, yang biasanya ditunjukkan oleh adanya tool baru pada toolbar atau menu baru,
sehingga pada versi yang lebih lama dari X4, beberapa bagian antarmuka belum ada.

Bagian-bagian antarmuka CorelDRAW (nomor menunjuk pada ilustrasi gambar):
1. Title Bar
2. Menu Bar
Kumpulan menu yang digunakan untuk mengakses seluruh fungsi-fungsi
yang ada pada CorelDraw, termasuk membuka – menyimpan file, efek-efek,
dan sebagainya.
3. Standard Toolbar
Kumpulan icon yang berfungsi untuk mengakses menu-menu umum yang
paling sering dipakai. Berikut isi standard toolbar:

4. Property Bar
Berfungsi menampilkan pilihan properti dari sebuah fungsi toolbox yang
tengah dipakai. Pada kondisi default (tool yang terpilih adalah pick tool –
panah putih, maka property bar akan berisi ukuran kertas bidang gambar,
orientasi kertas, unit yang digunakan, dan sebagainya. Property bar akan
selalu berubah tergantung dari tool yang kita pilih di toolbox.

5. Ruler Bar
6. Toolbox
Berisi pilihan tool dan mode menggambar. Klik pada sebuah ikon tool untuk
menggunakannya, maka tombol ikon akan tampak seperti ditekan, dan tool
tersebut siap kita gunakan pada bidang gambar. Kadang juga terdapat subtool
yang dapat dimunculkan dengan menekan agak lama pada sebuah icon
tool, kemudian klik pada sub tool yang tersedia. Isi Toolbox ditunjukkan
pada halaman berikutnya.

7. Bidang Kerja
8. Bidang Gambar
Luasan bidang gambar dengan ukuran kertas tertentu yang dapat kita
gunakan untuk mendesain gambar. Apa yang berada di luar tepi bidang
gambar tidak akan ikut tercetak saat diprint.
9. Palet Warna
Digunakan untuk memilih warna yang akan kita pakai untuk mewarnai
sebuah objek gambar. Klik kiri pada palet akan mengeset warna isian (fill)
suatu objek, dan klik kanan pada palet akan mengeset warna tepi dan garis
(line).
10. Penunjuk Halaman
11. Status Bar
Menunjukkan beberapa status penting dan event yang sedang terjadi, juga
pada bagian kanan menunjukkan warna fill dan line sebuah objek.
12. Object Properties
Menampilkan setting yang dapat dipilih dari sebuah objek. Biasanya yang
terdapat di sini adalah warna fill, warna garis, dan sebagainya untuk sebuah
objek tertentu saja.
Tool Untuk Menggambar
Anda membutuhkan beberapa peralatan dasar untuk memudahkan anda
menggambar. Peralatan atau tool ini tersedia pada Toolbox di sebelah kiri
antarmuka, dan secara sengaja dikelompokkan pada bagian atas untuk
mempermudah penggunanya mengingat dan menjangkaunya. Tool harus diklik
terlebih dahulu untuk menggunakannya. Tool dasar ini diantaranya adalah:
Pick Tool
Memilih dan mengaktifkan obyek untuk melakukan manipulasi objek. Misalnya
scaling, rotating, skewing, resizing.
Shape Tools
1. Shape Tool : Melakukan proses editing node pada shape (komponen garis
dari obyek).
2. Smudge Tool : Menggosok obyek sehingga merubah bentuk obyek yang
digosok tersebut.
3. Roughen Tool : Memberikan efek distorsi pada obyek.
4. Transform Tool : Merotasi, membesarkan, mengecilkan, skewing image
secara bebas.

Crop Tools
1. Crop Tool : Digunakan untuk menghapus objek diluar seleksi.
2. Knife Tool : Pisau yang berfungsi untuk memotong obyek. Cara kerjanya
persis seperti menggunakan pisau biasa.
3. Eraser Tool : Menghapus bagian tertentu dari obyek.
4. Virtual Segment delete tool : Menghapus segmen secara virtual
Zoom Tools
1. Zoom Tool : Membesarkan atau mengecilkan tampilan area kerja di monitor.
2. Hand Tool : Menggeser area kerja ke posisi tertentu.
Mulai Menggambar
Mengatur Ukuran Bidang Gambar
Karena dirancang untuk desain kreatif – termasuk desain cetak, maka CorelDRAW
menyediakan bermacam-macam ukuran kertas secara default untuk membantu Anda
memilih secara cepat ukuran yang diinginkan. Hampir segala jenis ukuran kertas
standar yang populer dapat anda temukan di sini: Letter, A4, F4, B4, Business Card,
Hagaki dan sebagainya.
Pengaturan tambahan meliputi orientasi kertas, satuan
ukuran yang akan digunakan dan lain-lain. Klik Menu Tools Options Document
Page Size untuk memunculkan jendela pengaturan ukuran bidang gambar
yang ditunjukkan pada halaman berikutnya.
Alternatif lain adalah ketika tool dalam posisi ‘Pick Tool’, ubah ukuran kertas yang
ada pada Property Bar, apakah Letter, A4 atau sebagainya, atau kita juga bisa
mendefinisikan sendiri ukuran yang kita mau, misalnya 3 x 4 inchi, atau 30 x 30 cm,
pada boks di sebelah kanan ukuran kertas, sekaligus pilih orientasi kertas, apakah
portrait (tegak) atau landscape (tidur).

Menambahkan Objek
Pada bagian awal dijelaskan bahwa CorelDRAW adalah drawing software. Semua
yang terletak di atas bidang gambar adalah objek. Artinya, apapun yang pernah anda
lihat berada di atas bidang gambar, baik itu titik, garis, bangun, citra (image), teks
dan lain-lain, yang meskipun seolah-olah membentuk sebuah kesatuan komposisi,
sebenarnya adalah entitas-entitas terpisah yang saling bebas satu sama lain.
Objek apa saja yang dapat ditambahkan ke dalam bidang gambar?
Ada berbagai pilihan objek yang disediakan pada bagian tengah Toolbox. Seluruhnya
adalah objek geometris – karena dibuat secara matematis, tetapi objek-objek ini jika
dikombinasikan dapat menghasilkan gambar yang menarik.

Curve Tools
1. Freehand Tool : Membuat obyek berupa garis bebas.
2. Bezier Tool : Membuat obyek garis dengan menentukan banyaknya node.
3. Artistic Media Tool : Membuat obyek garis dengan berbagai bentuk yang
artistik.
4. Pen Tool : Membuat obyek kombinasi antara garis lurus dan garis lengkung
secara langsung.
5. Polyline Tool : Membuat obyek kombinasi garis lurus dan freehand secara
langsung.
6. 3-Point Tool : Membuat obyek garis dengan kurva 3 point.
7. Connector Tool : Membuat obyek garis konektor secara interaktif
8. Dimension Tool : Membuat obyek garis ukuran pada suatu obyek yang kita
buat.
Smart Tools
1. Smart Fill : Untuk mewarna objek dan garis secara bersamaan sesuai dengan
pengaturan.
2. Smart Drawing : Membuat obyek garis secara bebas seperti freehand tool,
namun dengan hasil yang lebih bagus.
Rectangle Tools
1. Rectangle Tool : Membuat obyek persegi panjang atau bujur sangkar.
2. 3-Point Rectangle Tool : Membuat obyek persegi panjang atau bujur sangkar
dengan kemiringan tertentu.
Ellipse Tools
1. Ellipse Tool : Membuat obyek lingkaran atau elips.
2. 3-Point Ellipse Tool : Membuat obyek lingkaran atau elips dengan kemiringan
tertentu.
Object Tools
1. Polygon Tool : Membuat obyek segi banyak.
2. Star Tool : Membuat obyek-obyek bintang.
3. Complex Star Tool : Membuat obyek-obyek bintang sudut banyak.
4. Graph Paper : Membuat obyek menyerupai tabel.
5. Spiral Tool : Membuat obyek spiral.
6. Text Tool : Membuat obyek teks.
7. Table Tool : Membuat tabel.
Perfect Shape Tools
1. Basic Shapes Tool : Membuat obyek-obyek dasar.
2. Arrow Shapes Tool : Membuat obyek-obyek anak panah.
3. Flowchart Shapes Tool : Membuat obyek-obyek flowchart.
4. Banner Shapes Tool : Membuat objek-objek banner.
5. Callout Shapes Tool : Membuat obyek-obyek callout (objek isi teks pada
komik).
Eyedropper Tools
1. Eyedropper tool : Mengambil sampel warna dari suatu obyek.
2. Paintbucket tool : Memberikan warna tertentu pada suatu obyek.
Bagaimana cara menambahkan objek?
Contoh berikut akan menambahkan objek berupa segi empat dan lingkaran. Untuk
membuat segi empat, klik ‘Rectangle Tool’ pada Toolbox, klik pada bidang gambar,
kemudian tarik sesuai ukuran segi empat yang diinginkan dan selamat, sebuah segi
empat telah ditambahkan pada bidang gambar anda! Lakukan cara yang sama untuk
menambahkan sebuah lingkaran, tetapi sebelumnya klik pada ‘Ellipse Tool’ sebelum
anda mulai melakukan klik dan tarik pada bidang gambar. Setiap bentuk objek
sebenarnya memiliki shortcut tombol keyboard masing-masing untuk mempercepat
proses desain. Temukan beberapa diantaranya melalui eksperimen, dan cobalah
membuat objek-objek yang lainnya!

Catatan ketika menambahkan objek teks
Jika anda ingin menambahkan teks tanpa batas segi empat – misalkan
kalimat slogan atau judul, klik ‘Text Tool’ kemudian cukup sekali klik pada
bidang gambar, dan ketikkan teks yang anda inginkan. Jika anda melakukan
dengan cara yang sama seperti contoh di atas (klik dan tarik) saat
menambahkan objek teks, maka akan tercipta sebuah batas segi empat
yang menjadi tempat menuliskan teks anda. Batas ini berfungsi seperti
batas kolom pada majalah.
Bagaimana cara mengubah garis dan isian objek?
Lakukan eksperimen pribadi, dan temukan bagaimana anda dapat
mengubah warna garis, ketebalan garis, pola garis, warna isian objek, pola
isian objek, dan sebagainya. Temukan jawabannya pada suplemen modul
ini, tetapi berusahalah untuk menemukannya sendiri terlebih dahulu!
Menambahkan Objek Gambar Berformat Lain
Tidak hanya objek asli dari CorelDRAW yang dapat kita taruh di atas bidang gambar.
Seandainya anda memiliki citra atau gambar yang dibuat dengan software grafis
lainnya, objek tersebut dapat dimasukkan pula ke dalam bidang gambar, jika format
objek tersebut didukung oleh CorelDRAW. Format gambar lain yang didukung
misalnya adalah EPS (Encapsulated PostScript), AI (Adobe Illustrator), SVG (Scalable
Vector Graphics – format gambar terbuka), serta format-format citra umum seperti
BMP (bitmap), JPG, GIF, PNG (Portable Network Graphics – format citra terbuka) dan
sebagainya. Caranya adalah sebagai berikut:
a. Klik pada menu ‘File Import’, atau bisa juga dengan menekan ‘Ctrl + I’ pada
keyboard.
b. Muncul kotak dialog ‘Import’ untuk memilih gambar, pilih gambar yang
dikehendaki, kemudian klik tombol Import
c. Muncul placeholder untuk meletakkan gambar di bidang gambar, gerakkan
mouse ke tempat yang dikehendaki, kemudian klik untuk menempatkan
gambar tersebut.
d. Objek selesai diimpor ke bidang gambar. Objek ini masih bisa digeser jika
letaknya kurang pas dengan cara klik pada bagian objek yang bukan bagian
tengahnya, kemudian tarik ke lokasi yang diinginkan.
Penting tentang impor citra!
Citra hasil impor yang memiliki warna latar belakang putih belum tentu
akan berubah menjadi latar belakang transparan ketika menjadi sebuah
objek. Hanya format citra *.gif dan *.png, dan gambar dari aplikasi vektor
lainnya yang latar belakangnya dapat terlihat transparan; itu pun dengan
syarat tertentu yang terkait dengan cara penyimpanan gambar tersebut
pada waktu dibuat.
Memanipulasi Objek
Kelebihan dari konsep objek adalah, bahwa sebuah objek tidak terikat dengan
bidang gambarnya maupun objek yang lain, sehingga setiap objek bisa dimanipulasi
secara bebas tanpa mempengaruhi yang lain.
Manipulasi Dasar Objek
1. Select (Memilih)
Pilih tool Pick Tool yang berada pada urutan teratas toolbox, kemudian klik pada
objek yang diinginkan. Untuk memilih lebih dari satu objek, sinari seluruh objek
(melakukan klik dan tarik pada area sekitar objek-objek dimaksud) atau menekan
tombol keyboard ‘Shift’ sambil melakukan klik pada masing-masing objek.
2. Move (Memindah)
Pilih objek yang diinginkan, kemudian pindahkan dengan cara melakukan klik dan
tarik pada objek tersebut. Jika anda ingin menggeser beberapa objek sekaligus,
pastikan ketika melakukan klik dan drag, kursor mouse diposisikan pada salah satu
objek tersebut.

3. Resize (Memperbesar/Memperkecil)
Pilih objek yang diinginkan, kemudian klik dan tarik kotak berwarna hitam di
pojok-pojok atau kiri-kanan-atas-bawah objek untuk merubah ukuran objek. Jika
Anda menginginkan objek membesar dan mengecil sesuai porosnya, tekan
terlebih dahulu dan tahan tombol keyboard ‘Shift’ selama melakukan klik dan
tarik. Alternatif lain untuk melakukan resize adalah menggunakan ukuran persen
yang terdapat pada Property Bar. Persen ini berlaku untuk panjang dan lebar
objek. Jika menggunakan property bar, anda harus mengetikkan angka yang
diinginkan, kemudian tekan tombol keyboard ‘Enter’.

4. Rotate (Memutar)
Pilih objek yang diinginkan, lalu klik sekali lagi pada sembarang bagian objek
untuk menjadikan mode rotate, di mana tanda hitam di pojok-pojok akan berubah
menjadi panah melingkar. Klik dan tarik pada panah tersebut untuk memutar
objek. Jika anda menginginkan objek berputar sesuai porosnya yang baru, Anda
harus memindah poros-nya dengan cara klik dan tarik pada ikon poros.

Alternatif rotasi yang lain adalah menggunakan fungsi rotasi yang ada pada
Property Bar, dengan fungsi rotasi CCW (counter clockwise – melawan arah jarum
jam). Jika menggunakan property bar, anda harus mengetikkan angka yang
diinginkan, kemudian tekan tombol keyboard ‘Enter’.

Setelah selesai melakukan rotasi, klik sekali lagi pada objek untuk
mengembalikannya ke mode resize.
5. Delete (Hapus)
Pilih objek yang diinginkan, lalu tekan tombol ‘Del’ pada keyboard.
Mengapa objek dapat dimanipulasi dengan mudah?
Ditarik, dibalik, diputar, kok sepertinya luwes sekali? Objek yang terlihat di
layar sebenarnya disimpan sebagai informasi komponen grafis saja,
misalnya koordinat titik, garis, warna, dan rumus penyusun objek tersebut.
Apa yang terlihat secara visual adalah hasil rendering atau penggambaran
secara matematis dari komponen-komponen grafis objek tersebut. Dengan
demikian manipulasi akan langsung diterapkan secara matematis terhadap
komponen informasi yang dimanipulasi, misalnya letak sebuah titik, dan
secara otomatis komponen lain akan menyesuaikan. Ukuran dan posisi
objek tidak akan mempengaruhi besarnya informasi yang disimpan, tetapi
banyaknya objek yang disimpan.
Menyimpan dan Membuka Gambar
Bekerja dengan banyak objek akan membuat memory komputer berkurang, dan
bukan tidak mungkin nantinya anda akan bekerja dengan ratusan bahkan ribuan
objek, yang – karena asyiknya – tidak terasa menghabiskan seluruh memory
komputer dengan efek samping komputer berhenti atau mengeluarkan pesan
kesalahan. Satu hal yang harus diketahui adalah jika hal ini terjadi, pada beberapa
kasus CorelDRAW ikut berhenti dan gambar anda menjadi hilang. Seluruhnya? Ya,
seluruhnya! Oleh karena itu jangan lupa untuk sering melakukan penyimpanan untuk
mencegah hilangnya pekerjaan anda. Disarankan untuk melakukan save setiap 5
atau 10 menit sekali.
Menyimpan Gambar
Klik pada menu ‘File Save’, atau bisa juga dengan menekan ‘Ctrl + S’ pada
keyboard, atau dengan mengklik ikon ‘Save’ (gambar disket) pada Standard Toolbar.
Jika sebelumnya gambar belum pernah disimpan, akan muncul kotak dialog ‘Save
Drawing’ yang menanyakan nama file. Ketikkan nama file sesuai keinginan anda,
kemudian klik tombol ‘Save’.
Untuk alasan kompatibilitas, anda dapat memilih format penyimpanan file gambar.
Format default adalah CDR. Anda dapat juga memilih untuk menyimpan dalam
format CDR versi-versi sebelumnya, agar file gambar anda dapat dibuka oleh
CorelDRAW versi lama. Jendela penyimpanan ditunjukkan oleh gambar pada
halaman berikutnya.

Membuka File Gambar
Untuk membuka kembali gambar, klik pada menu ‘File Open’, atau bisa juga
dengan menekan ‘Ctrl + O’ pada keyboard, atau dengan mengklik ikon ‘Open’
(gambar folder berpanah keluar) pada Standard Toolbar. Akan muncul kotak dialog
‘Open Drawing’, pilih file yang diinginkan kemudian klik tombol ‘Open’.
Menyimpan gambar yang mengandung objek teks.
Jika anda memiliki objek teks pada gambar anda, kemungkinan
ketika gambar tersebut dibuka di komputer lain, ada beberapa font
yang tidak dimiliki komputer tersebut, sehingga font yang anda
gunakan untuk menuliskan teks tidak akan dapat ditampilkan. Untuk
menghindari hal ini, pilihlah objek-objek teks yang dibuat menggunakan
font yang jarang ada, kemudian lakukan ‘Convert to Curve’. Objek teks
anda akan menjadi kurva. Kekurangan dari cara ini adalah teks anda tidak
dapat diedit kembali. Cara lain adalah dengan mencontreng pilihan ‘Embed
Truetype Fonts’ saat melakukan penyimpanan pertama kali. Dengan cara
kedua ini teks masih tetap dapat diedit, tetapi ukuran file akan menjadi
lebih besar karena memuat pula seluruh font yang digunakan.
Bonus Tips Modul 1
Membentuk teks mengikuti sebuah objek lain
a. Buatlah sebuah objek garis dengan ‘Bezier Tool’.
b. Klik ‘Shape Tool’, klik dua kali pada objek garis yang dibuat sebelumnya, akan
muncul sebuah titik hitam besar sebagai titik lengkungan kurva.
c. Tarik titik hitam besar tersebut sesuai keinginan untuk membentuk kurva.
d. Sesuaikan sudut kurva dengan menarik-narik titik hitam kecil yang ada di
ujung garis putus-putus.

e. Dapatkah cara ini diterapkan pada objek selain garis? Cobalah!
Membentuk teks mengikuti sebuah objek lain
a. Buatlah sebuah objek, apakah itu lingkaran, kotak atau garis.
b. Klik ‘Text Tool’
c. Dekatkan pointer mouse ke objek tersebut sampai ikon pointer berubah
menjadi huruf A dengan lekuk di bawahnya. Klik mouse dan silakan mulai
menulis teks mengikuti bentuk objek yang bersangkutan.

Fungsi-fungsi Bermanfaat
Mengubah Posisi Lapis Objek
Anda membuat sebuah objek kotak, kemudian anda menambahkan sebuah objek
lingkaran, lalu anda menambahkan sebuah objek segitiga. Jika anda geser-geser,
maka akan terlihat bahwa kotak ada di lapis paling bawah. Apakah dia harus selalu
berada di bawah? Tidak, ia bisa digeser menjadi yang paling atas. Untuk itulah anda
perlu menguasai fungsi mengubah posisi labis objek.
Cara yang paling sederhana adalah:
1. Klik Pick tool.
2. Pilih objek yang diinginkan.
3. Tekan tombol ‘Ctrl + Page Up’ pada keyboard untuk menaikkan posisi objek
satu lapis.
4. Tekan tombol ‘Ctrl + Page Down’ pada keyboard untuk menaikkan posisi objek
satu lapis.
5. Tekan tombol ‘Shift + Page Up’ atau ‘Shift + page Down’ pada keyboard untuk
menaikkan posisi objek ke lapis paling depan atau paling belakang
Efek Transparansi
Anda bisa menambahkan efek transparansi pada semua objek yang kita punyai pada
bidang gambar, baik itu rectangle, teks, maupun objek gambar yang kita import dari
luar. Langkah langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Pastikan objek yang diinginkan telah dipilih dengan cara klik pada sembarang
bagian objek tersebut, dan pastikan sudah memilih ‘Pick Tool’ dengan
mengklik ikonnya pada Toolbox.
2. Klik ikon ‘Interactive Blend Tool’ pada Toolbox, tahan sebentar hingga muncul
sub-toolnya, kemudian klik pada ikon ‘Interactive Transparency Tool’ (gambar
gelas).
3. Pilih jenis transparansi yang diinginkan pada Property Bar, apakah uniform
(seragam), linear (bertahap) dan sebagainya. Pilihan defaultnya adalah none
(tidak transparan). Kita juga bisa mengatur tingkat transparansi yang ada
dalam bentuk persen. 100 persen berarti gambar benar-benar tembus
pandang (hilang).
Untuk jenis transparansi yang bukan uniform, kita juga bisa mengatur arah
transparansi dengan melakukan klik dan tarik pada kotak hitam dan putih yang
muncul di atas objek. Kotak hitam menandakan arah yang semakin transparan,
sedangkan kotak putih ke arah yang semakin solid.
Efek Shadow
Efek lain yang umum dipakai adalah shadow, untuk menambahkan bayangan pada
objek kita. Jika objek berupa objek asli buatan CorelDRAW, maka bentuk bayangan
akan mengikuti bentuk objeknya. Jika objek berupa gambar yang diimport, maka
akan mengikuti tipe gambar tersebut. Gambar yang mengandung sifat transparan
seperti *.gif dan *.png, bentuk bayangannya akan mengikuti bentuk gambar yang
tidak transparan, sedangkan pada gambar yang sifatnya solid seperti *.bmp dan
*.jpg, bayangan akan mengikuti bentuk kotak sesuai ukuran gambar. Cara
menambahkan bayangan pada objek:
1. Pastikan objek yang diinginkan telah dipilih dengan cara klik pada sembarang
bagian objek tersebut, dan pastikan sudah memilih ‘Pick Tool’ dengan
mengklik ikonnya pada Toolbox.
2. Klik ikon ‘Interactive Blend Tool’ pada Toolbox, tahan sebentar hingga muncul
sub-toolnya, kemudian klik pada ikon ‘Interactive Drop Shadow Tool’ (gambar
kotak berbayangan).
3. Pilih jenis bayangan yang diinginkan dari beberapa preset yang tersedia pada
Property Bar. Atur juga variabel-variabel yang menyertai untuk preset
tersebut. Lakukan eksperimen dengan memasukkan nilai-nilai baru ke dalam
boks-boks yang tersedia di Property Bar.
Anda juga bisa mengatur arah bayangan dengan melakukan klik dan tarik pada kotak
hitam dan putih yang muncul di atas objek. Kotak hitam menandakan arah bayangan,
sedangkan kotak putih adalah awal munculnya bayangan. Kotak putih hanya dapat
diatur untuk tengah, kiri, kanan, atas dan bawah objek.
Mengedit Bentuk Objek Dengan Fleksibel
Jika anda tidak puas dengan bentuk dasar objek yang sudah diberikan oleh
CorelDRAW, anda dapat melakukan edit terhadap objek tersebut sehingga memiliki
bentuk yang aneh, asimetris dan sebagainya. Caranya adalah:
1. Buat sebuah objek, misalnya rectangle (kotak).
2. Klik ‘Pick Tool’, pilih objek tersebut.
3. Klik kanan pada objek, pilih ‘Convert to Curve’.
4. Klik ‘Shape Tool’.
5. Cobalah untuk melakukan klik dan tarik pada sisi-sisi objek tersebut, jika
belum berhasil, lakukan langkah berikutnya.
6. Klik satu titik sudut objek (berupa kotak hitam), klik kanan dan pilih ‘to Curve’,
lakukan pada semua titik sudut yang diperlukan.
7. Cobalah klik dan tarik pada sisi-sisi objek tersebut, bentuklah sesuai keinginan.
Untuk bentuk yang lebih presisi, klik dan tarik pada garis panah yang muncul
dari setiap titik sudut.
8. Untuk menambahkan titik sudut, dengan ‘Shape tool’ terpilih, dobel klik pada
garis objek. Untuk menghapusnya, klik kanan pada titik sudut tersebut dan
pilih ‘Delete’.
Tips Yang Lebih Lengkap
Anda dapat mendownload tips yang lebih lengkap beserta petunjuk langkah demi
langkah, karangan Lizard Wijanarko dari link berikut:
http://lecturer.ukdw.ac.id/mahas/dossier/memulaicoreldraw.pdf
Membuat Poster Yang Baik
Membuat sebuah poster memerlukan teknik supaya poster enak untuk dilihat
sekaligus menyampaikan apa yang menjadi tujuannya. Berikut ini tips yang dapat
digunakan sebagai panduan dalam membuat poster.
1. Kenali Audience Anda
Ini adalah langkah pertama yang wajib untuk
dilakukan ketika membuat sebuah iklan dan
berlaku juga untuk poster. Anda hanya
memiliki 3 detik untuk dapat menangkap
perhatian seseorang agar ia mau melihat
poster anda. Ini berarti bahwa anda harus
tahu apa yang disukai oleh calon sasaran
poster anda, dan apa yang ingin mereka
lihat. Buatlah desain poster yang langsung
menarik mereka untuk datang pada
pandangan pertama. Jika sasaran anda
adalah anak-anak, gunakan warna yang
cerah dan gambar tokoh kartun favorit
mereka. Jika sasaran anda adalah orang
dewasa, jangan gunakan tokoh kartun –
gunakanlah gambar artis atau gambar lain
yang menarik bagi orang dewasa. Hal lain
yang penting adalah menanyakan pada diri
anda, apa sebenarnya tujuan anda membuat
poster ini. Menjual sesuatu? Mendidik
masyarakat? Mempromosikan sesuatu? Meskipun tampak rumit, tidak ada salahnya
anda membuat catatan kecil mengenai tujuan pembuatan poster anda, untuk
menjaga arah desain anda agar tetap konsisten.

 

 

2. Fokuskan Pesan Yang Ingin Anda Sampaikan
Poster terbaik berkata tentang sebuah hal dan menyampaikannya dengan singkat,
tidak bertele-tele. Anda sebaiknya membuat sebuah headline yang pendek saja – 8
kata atau kurang dari itu – tetapi memiliki makna kuat yang langsung dapat
ditangkap oleh orang-orang yang membacanya. Gunakan objek-objek lain yang
membantu mendukung untuk menyampaikan tujuan anda. Jika menambahkan foto,
pilih foto yang berhubungan dan semakna dengan teks anda, jangan asal comot saja
atau berpikir bahwa yang penting ada dekorasinya. Kita tidak sedang membuat
dekorasi di sini, tetapi mengarahkan semua objek yang ada pada poster untuk fokus
pada satu pesan utama. Jangan membuat pusing pembaca poster anda dengan
berbagai macam objek yang tidak saling berkaitan.

3. Jangan Ruwet!
Idealnya, desain poster anda memiliki sebuah objek fitur, yaitu sebuah objek yang
tampak begitu mencolok dan merebut perhatian para pembaca. Jika desain anda
menempatkan teks secara asal-asalan dan berkesan asal muat; menggunakan terlalu
banyak warna; terlalu banyak tekstur atau dengan singkat dapat dikatakan: terlalu
banyak isinya, maka tujuan untuk menarik perhatian sekaligus menyampaikan
informasi, tidak akan tercapai. Setelah desain awal selesai, pejamkan mata dan lihat
kembali poster anda, seolah-olah anda pembaca awam. Apakah poster anda sudah
begitu menarik? Apakah pesannya sudah jelas?

 

4. Perkuat Visual Daripada Teks
Sebuah poster berfungsi untuk menyampaikan ide secara visual. Jangan terbawa
untuk menuliskan sebuah cerita panjang lebar di sana, tetapi gunakanlah gambar
untuk berbicara. Contoh poster di sebelah
kiri memberikan pesan yang jelas bahwa ia
berbicara mengenai Batman, seandainya
tanpa teks sekalipun. Jika anda harus
memasukkan teks, boleh saja, tetapi jangan
terlalu banyak, dan pastikan bahwa teks
tersebut terintegrasi dengan desain visual
poster anda.

5. Font Harus Mudah Dibaca
Mempertimbangkan banyaknya variasi jenis objek yang mungkin anda masukkan
sebagai elemen desain poster, maka ketika anda memutuskan untuk memuat teks,
font yang digunakan harus jelas sehingga tidak bercampur dengan elemen-elemen
yang lain. Untuk headline, disarankan bahwa ia harus terbaca dari jarak minimal 5
meter. Jangan gunakan font yang rumit, kursif atau mirip tulisan tangan.
Berdasarkan penelitian dan survey, font bertipe sans-serif (tanpa ekor atau ujung
lancip) misalnya Arial, lebih mudah dibaca dari kejauhan. Anda juga dapat
menggunakan ukuran untuk mengorganisasikan informasi. Headline sebagai elemen
tipografis utama poster anda, tentu berisi pesan yang paling mengena dan oleh
karena itu menggunakan ukuran font yang paling besar. Sajikan informasi pada
tingkat berikutnya disajikan dalam teks berukuran font lebih kecil, dan semakin
detail akan semakin kecil. Mengapa tidak perlu semuanya besar? Pembaca akan
sudah sedemikian dekat melihat poster anda – karena tertarik dengan headline dan
informasi lainnya – untuk dapat membaca detailnya.

6. Gunakan Warna Secara Efektif
Warna dapat membantu anda untuk memberikan kesan instan mengenai poster
anda. Ia dapat menunjukkan identitas, membantu memilah informasi, memberi
nuansa yang diinginkan, dan masih banyak lagi, sehingga secara sepintas saja
pembaca sudah dapat menangkap kesan yang ingin disampaikan. Poster dengan
warna perusahaan tertentu langsung memberikan impresi bahwa itu adalah poster
buatan perusahaan tersebut. Warna juga member makna emosional, misalnya biru
member kesan menenangkan, dan merah adalah keberanian, agresi, atau cinta.
Pastikan warna yang anda pilih tidak mengaburkan dan justru mendukung pesan
poster anda. Kombinasi warna juga berperan untuk membuat seberapa betah
pembaca menatap poster anda. Jangan asal menambahkan warna hanya dengan alas
an memperkaya warna. Anda dapat googling dengan keyword “color emotion” dan
“color combination” untuk menemukan nada warna dan kombinasi warna yang tepat
bagi poster anda.
7. Think Big!
Ini poster. Ukuran kertasnya jelas besar, sehingga anda perlu memperhatikan
resolusi gambar yang anda gunakan sebagai elemen poster anda. Mengambil
gambar kecil 20×20 piksel kemudian melebarkannya menjadi 200×200 piksel bukan
hal yang bagus untuk dilakukan. Gambar akan terlihat pecah dan menjadi sangat
tidak elegan. Gunakan gambar dengan resolusi besar dan pastikan kembali (re-proof)
sebelum dicetak bahwa semuanya terlihat sempurna dan poster-perfect. Bagaimana
dengan resolusi teks danobjek vektor lainnya? Jangan khawatir, objek-objek
tersebut akan menyesuaikan diri ketika diperbesar.

Bagaimana dengan Brosur dan Leaflet?
Secara umum, tips untuk poster dapat juga anda gunakan ketika membuat brosur
atau leaflet. Hanya saja brosur dan leaflet biasanya memiliki lebih banyak teks
daripada poster. Untuk itu perlu dilakukan penempatan tata letak yang bijak, dan
tetap berpegang pada prinsip bahwa apapun teks yang anda putuskan untuk
dicantumkan, ia tetap menjadi elemen desain yang tak terpisahkan dari keseluruhan
desain brosur atau leaflet.
Cara yang paling umum digunakan untuk menyiasati adalah dengan menerapkan tips
poster secara menyeluruh untuk halaman sampul brosur dan baru menambahkan
teks yang lebih banyak di bagian dalamnya. Hal ini membantu merebut perhatian
calon pembaca pada awalnya, supaya lebih tertarik untuk mengetahui isinya.

Modul Coreldraw X3
MAN SABDODADI BANTUL Penyusun : Joko Supriyanto
CORELDRAW X3
Pendahuluan
Secara umum program desain grafis terdiri dari 2 macam, yaitu
1. Berbasis vektor
2. Berbasis bitmap (raster)
Nama-nama perangkat lunak untuk desain grafis
No Sofware Keterangan
1 Corel Draw Berbasis Vektor
2 Free hand Berbasis Vektor
3 Adobe Illustrator Berbasis Vektor
4 Paint Berbasis Raster (bitmap)
5 Photoshop Berbasis Raster (bitmap)
6 Corel Photo paint Berbasis Raster (bitmap)
7 Gimp Berbasis Raster (bitmap)
Pengertian desain grafis berbasis
Vector : Desain grafis yang berbasis besaran dan arah, atau magnitude dan direction
Bitmap : Desain grafis yang memiliki berjuta-juta titik atau pixel
Perbedaan desain grafis berbasis vektor dan berbasis bitmap
Berbasis vektor Berbasis bitmap
Gambar tetap jelas ketika diperbesar gambar kurang jelas jika di perbesar (menjadi
kabur dan pecah)
Tersusun oleh garis dan kurva terdiri atas titik / dot
Ukuran file yang dihasilkan kecil ukuran file yg dihasilkan besar
Kualitas grafik tidak bergantung dari banyaknya pixel kualitas grafis bergantung dari banyaknya pixel
Perbedaan dan persamaan penggunaan pewarnaan CMYK dan RGB
persamaan
RGB dan CMYK itu sama-sama warna primer.
perbedaan
RGB CMYK
· Red Green Blue (merah, hijau, biru)
· RGB merupakan warna-warna primer yang
digunakan pada monitor
· Jadi RGB lebih digunakan untuk desain yang
nantinya ditampilkan ke media layar monitor
· Jika warna RGB di campur semua, akan
menghasilkan warna putih
· Cyan Magenta Yellow Black (orang awam bilang
biru, merah, kuning dan hitam )
· CMYK merupakan warna-warna primer yang
paling banyak digunakan pada printer
· CMYK lebih digunakan untuk desain yang
nantinya ditampilkan ke media cetak
· Jika warna CMY di campur semua, akan
menghasilkan warna hitam
Kesimpulan :
untuk hasil terbaik pencetakan :
– gunakan warna CMYK
– kenali semua karakteristik perangkat anda (scanner, printer, monitor dll) dengan baik.
untuk desain web dan desain grafis (output monitor)
– gunakan warna RGB
– biasakan mengerjakan dalam ruang cahaya yang terkontrol. mengerjakan disain pada siang dan malam hari
juga menghasilkan perbedaan warna yang berbeda (terutama untuk RGB)
Istilah-istilah
Main Menu = Sederetan Menu yang dipersiapkan untuk membantu dalam proses pembuatan
dan editing gambar
Toolbox = kumpulan tool atau alat-alat yang digunakan untuk mengedit gambar
Properties Bar = Tempat kita melakukan pengaturan
Pilihan Warna / Color Pallete = Memberikan dan memberi warna pada object
Lembar / Kertas Kerja = Tempat kita menggambar / bekerja
Ikon : Lambang kecil yang berfungsi sebagai menu untuk menuju suatu fungsi.
Menu bar : Bar yang berisi menu
Submenu : Bagian dari menu (cascading)

menu : Penuntun fasilitas yang tersedia, untuk mengarahkan user dalam memlilih
proses yang akan dieksekusi.
Mengenal Coreldraw x3
CorelDRAW X3 adalah aplikasi design grafis berbasis vektor untuk membuat beberapa design seperti
kartu nama, logo, kalender, poster, dan lain-lain. Dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan yang bermarkas di
Ottawa, Kanada. Versi terakhirnya versi 14 yang dinamai X4 dirilis pada tahun 2008.

Layout coreldraw
Bagian Keterangan
Menu bar Area berisi pilihan dalam bentuk pull-down menu
Property bar Adalah menu bar yang memiliki perintah yang berhubungan dengan obyek atau tool yang sedang aktif.
Sebagai contoh, ketika text tool sedang aktif, maka text property bar menampilkan perintah untuk membuat dan
mengedit teks.
Toolbar Adalah menu bar yang berisi shortcut menuju menu dan perintah lainnya.
Title bar Adalah area yang menampilkan nama dokumen yang sedang dibuka.
Ruler Batas horisontal and vertikal yang digunakan untuk menentukan ukuran dan posisi obyek dalam gambar
Toolbox Berisi tool yang berguna untuk membuat dan memodifikasi obyek dalam gambar
Drawing window Adalah area di luar area kerja yang dibatasi dengan scroll bars.
Drawing page Area berbentuk persegi di dalam drawing window yang merupakan area kerja yang tercetak.
Docker window Adalah window yang menyediakan perintah dan
Saat membuka pertama kali coreldraw akan muncul tampilan sebagai berikut
a. New Graphic : digunakan untuk membuka ruang kerja
baru.
b. Open Last Edited : untuk mengaktifkan file yang
sebelumnya teleh dibuat atau dibuka.
c. Open Graphic : untuk mengaktifkan file yang teleh
tersimpan pada memory/ disk
d. Template : untuk mengaktifkan desain template yang
telah tersedia/ disediakan di dalam program CorelDraw
e. Corel Tutor : untuk mengaktifkan tutorial interaktif
yang ada/ terinstal dalam program CorelDraw.
f. What’s New? : untuk mengetahui fasilitas terbaru apa
saja yang ditawarkan oleh CorelDraw Versi terbaru ini
dibandingkan dengan versi sebelumnya.
g. Show this welcome sreen at startup : Perintah ini
digunakan untuk memilih apakah menu welcome screen
ini akan ditampilkan saat membuka program atau tidak.

Toolbox dan fungsinya
Pada toolbox terdapat berbagai peralatan untuk menggambar atau membuat desain. Ikon-ikon yang
tampil hanyalah sebagian dari yang ada. Untuk melihat ikon-ikon yang tersembunyi, klik pada ikon dengan
durasi waktu yang agak lama, maka akan tampil ikon-ikon yang tersembunyi. Berikut ini tampilan ikonnya :

1. Pick Tool Untuk menyeleksi, mengubah ukuran, dan juga memutar arah objek gambar.
2. Shape Edit
a. Shape : Menyunting bentuk objek gambar.
b. Smudge Brush : Mengubah / mendistorsi keseluruhan gambar dengan menarik garis tepinya.
c. Roughen Brush : Mengubah / mendistorsi keseluruhan outline bentuk gambar dengan menarik
garis tepinya.
d. Free Transform Tools : Mengubah objek gambar menggunakan rotasi(pemutaran posisi) bebas,
rotasi sudut, mengubah ukuran dan, dan juga memiringkan bentuk gambar.
3. Crop Tool
a. Crop : Menghilangkan bagian yang tidak diinginkan dalam objek.
b. Knife : Mengubah / mendistorsi keseluruhan gambar dengan menarik garis tepinya.
c. Erase : Menghapus area dalam gambar.
d. Virtual Segment Delete : Menghapus suatu bagian objek yang berada dalam
persinggungan(interseksi).
4. Zoom
a. Zoom : Mengubah perbesaran gambar dalam jendela gambar.
b. Hand : Mengatur bagian gambar yang tampil di dalam jendela gambar.
5. Curve
a. Freehand : Menggambar segmen atau kurva dalam bentuk garis tunggal.
b. Bezier : Menggambar kurva dalam bentuk garis tunggal per titik (node).
c. Artistic Media Tool : Memunculkan fungsi pembuat bentuk(pena), seperti brush(efek kuas
dengan pola pulasan tertentu), Sprayer(efek cat semprot), Calligraphic(efek pena kaligrafi),
dan Pressure(efek pena teknik yang akan membentuk garis tepi tanpa lengkung).
d. Pen : Menggambar kurva dalam sebuah segmen pertitik(node).
e. Polyline : Menggambar garis dan kurva dalam modus preview.
f. 3 Point Curve : Menggambar kurva dengan menentukan titik awal dan akhir, lalu titik pusat
kurva.
g. Interactive Connector : Menggabungkan dua objek dengan sebuah garis.
h. Dimension : Menggambar garis secara vertical, horizontal, bersudut, dan miring.
6. Smart Tools
a. Smart Fill : Untuk menciptakan objek dari sebuah area lalu mengisikannya dengan warna atau
tekstur.
b. Smart Drawing : Untuk mengubah coretan pointer yang anda gambar ke bentuk dasar atau
bentuk yang wujudnya lebih halus.
7. Rectangle
a. Rectangle : Untuk membentuk segi dan kotak.
b. 3 Point Rectangle : Untuk membentuk segi dan kotak dengan menyusunnya per titik.
8. Ellipse
a. Ellipse : Untuk menggambar elips dengan lingkaran.
b. Hand : Mengatur bagian gambar yang tampil di dalam jendela gambar.
9. Object
a. Polygon : Untuk membentuk polygon dan bintang secara simetris.
b. Star : Untuk membentuk bintang.
c. Complex Star : Untuk membentuk bintang dengan bentuk yang lebih kompleks dengan
persinggungan sudut.
d. Graph Paper : Untuk membentuk serupa tabel atau susunan kotak-kotak seperti pada kertas
gambar teknik.
e. Spiral : Untuk membentuk spiral(per) secara simetris dan logaritmis.

10. Perfect Shapes
a. Basic Shapes : Menyediakan aneka bentuk jadi seperti segidelapan, smiley face, hingga
segitiga.
b. Arrow Shapes : Untuk memudahkan menggambar bentuk tanda panah dengan aneka variasi
bentuk, arah, dan jumlah kepala panah.
c. Flowchart Shapes : Untuk memudahkan menggambar bentuk flowchart(bagan).
d. Banner Shapes : Untuk memudahkan menggambar bentuk pita dan symbol ledakan.
e. Callout : Untuk memudahkan menggambar bentuk balon bicara dan label.
11. Text Tool Untuk membuat teks langsung di area gambar baik yang berfungsi sebagai teks artistic
maupun keterangan.
12. Interactive Tools
a. Interactive Blend : Untuk membentuk segi dan kotak
b. Interactive Contour : Untuk membentuk segi dan kotak dengan menyusunnya per tit
c. Interactive Distortion : Untuk mendistorsi objek secara push/pull, zipper, dan twister.
d. Interactive Drop Shadow : Untuk menyisipkan bayangan ke dalam objek.
e. Interactive Envelope : Untuk mengubah bentuk objek dengan menarik titik(node) pada outline.
f. Interactive Extrude : Untuk membentuk ilusi kedalaman pada objek.
g. Interactive Transparency : Untuk menyisipkan efek transparan pada objek.
13. Eyedropper
a. Eyedropper : Untuk menyeleksi dan menyalin property yang terkait dari sebuah objek, seperti
warna(isi dalam objek), garis, ketebalan garis, ukuran, dan efek.
b. Paintbucket : Untuk menerapkan property yang terkait dari sebuah objek, seperti warna(isi
dalam objek), garis, ketebalan garis, ukuran, dan efek; yang diambil lewat eyedropper tool, ke
objek lainnya.
14. Outline
c. Outline Pen Dialog : Untuk mengakses boks dialog outline pen.
a. Outline Color Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengaturan warna outline.
b. No Outline : Untuk menghilangkan outline dari sebuah objek.
c. ½ Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis ½ point.
d. 1 Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis 1 point.
e. 2 Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis 2 point.
f. 8 Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis 8 point.
g. 16 Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis 16 point.
h. 24 Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis 24 point.
i. Color Docker Window : Untuk membuka docker untuk pengaturan warna dan outline objek.
15. Fill Tools
a. Fill Color Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengaturan cat(pengisi bagian dalam objek)
dari sebuah objek.
b. Fountain Fill Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengisi warna dan gradasi ke dalam
objek.
c. Pattern Fill Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengisi pola ke dalam objek.
d. Texture Fill Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengisi tekstur ke dalam objek.
e. Post Script Fill Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengisi gambar post-script ke dalam
objek.
f. No Dialog : Untuk menghilangkan unsur pengisi dari sebuah objek.
g. Color Docker Window : Untuk membuka docker untuk pengaturan warna dan outline objek.
16. Interactive Fill
a. oInteractive Fill : Untuk mengisi aneka fill(pengisi objek) ke dalam sebuah objek.
b. oInteractive Mesh : Untuk menerapkan garis-garis jejaring pada objek. semoga bermanfaat
Membuat dokumen baru
Untuk membuat dokumen baru Anda dapat menggunakan
menu File > New atau dengan klik tombol pada Toolbar. 2. 2.
Mengatur ukuran kertas
Setelah membuat dokumen baru Anda dapat mengatur ukuran
kertas dengan menu Layout > Page Setup atau dengan
Property Bar. Pilihlah Paper size: A4, Units: centimeters, dan
Orientation: Landscape.

Paper Type/size
Paper width and
height
Portrait
Landscape
Drawing units
Memilih Kertas yang akan di gunakan untuk menggambar
Mengatur ukuran lebar kertas dan tinggi kertas secara manual
Mengatur posisi kertas berdiri / Vertikal
Mengatur posisi kertas landscape / Horisontal
Merubah satuan pengukuran
Mengatur urutan obyek dengan Order
Object yang pertama kali dibuat terletak pada urutan paling bawah, dan seterusnya object berikutnya akan
terletak di atasnya. Lalu untuk mengatur urutan object Anda dapat menggunakan menu Arrange > Order.

Daftar Pustaka
http://www.duniaku.cilacaponline.web.id/duniaku/?p=279
mirror.unej.ac.id/onnowpurbo/library/…ref…/warto-corell-02.pdf
elearning.amikom.ac.id/index.php/download/…/20090324_modul_04.pdf
jombangtkj.blogspot.com/…/tutorial-coreldraw-bagian-3.html
http://www.diskusiweb.com/viewthread.php?tid=8545
http://www.ilmugrafis.com/coreldraw/tips-trik-shortcut-coreldraw.htm

MATERI WEB

MATERI WEB

 

A. Web Application
Dalam rekayasa perangkat lunak, suatu aplikasi web (web application atau sering disingkat webapp) adalah suatu aplikasi yang diakses menggunakan penjelajah web (web browser)melalui suatu jaringan seperti Internet atau intranet.
B. Apa itu INTERNET?
Internet adalah jaringan komputer yang terhubung secara global (seluruh dunia) dengan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket data.
C. Apa itu WEBSITE
Website adalah kumpulan dari halaman-halaman web, yang terangkum dalam sebuah domain(nama alamat situs web), yang berada di WWW (World Wide Web) di Internet.
D. Web Statis
Web Statis adalah Halaman web statis tidak mengubah isi dan tata letak dengan setiap permintaan kecuali seorang programmer secara manual update halaman. Halaman HTML sederhana adalah contoh dari konten statis.
E. Web Dinamis
Web Dinamis adalah Halaman web dinamis beradaptasi konten atau tampilan tergantung pada interaksi input end-user atau perubahan dalam lingkungan komputasi pengguna, waktu, database modifikasi, dll.
F. Konten Dinamis
• Konten dinamis sering dikompilasi pada server menggunakan bahasa script sisi server seperti Perl, PHP, ASP, JSP, ColdFusion, dll. Kedua pendekatan biasanya digunakan dalam aplikasi yang kompleks.
 Apa itu PHP?
• PHP adalah PHP Hypertext Preprocessor
• PHP adalah bahasa scripting server-side, seperti ASP
• Skrip PHP dijalankan di server
• PHP mendukung banyak database (MySQL, Informix, Oracle, Sybase, Solid, PostgreSQL, Generic ODBC, dll)
• PHP merupakan perangkat lunak open source
• PHP gratis untuk didownload dan digunakan
• PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS (Conten Management System)
• File PHP dapat berisi teks, tag HTML dan skrip
• PHP file dikembalikan ke browser sebagai HTML biasa
• PHP file memiliki ekstensi file “.php”
G. Mengapa PHP?
• PHP berjalan pada platform yang berbeda (Windows, Linux, Unix, dll)
• PHP kompatibel dengan hampir semua server yang digunakan hari ini (Apache, IIS, dll)
• PHP adalah GRATIS untuk men-download dari sumber resmi PHP: http://www.php.net
• PHP mudah dipelajari dan berjalan efisien pada sisi server
H. Untuk Memulai
• Instal Apache (atau IIS), menginstal PHP, dan MySQL atau bisa juga dengan hanya menginstall XAMPP yang didalamnya sudah terpaket semua software tersebut
• Install WordPress offline sebagai CMS (Content Management System)
I. HTML
Hypertext Markup Language merupkan standard bahasa yang di gunakan untuk menampilkan document web, yang bisa anda lakukan dengan HTML yaitu:
Mengontrol tampilan dari web page dan contentnya.
Mempublikasikan document secara online sehingga bisa di akses dari seluruh dunia.
Membuat online form yang bisa di gunakan untuk menangani pendaftaran, transaksi secara online.
Menambahkan object-object seperti image, audi, video dan juga java applet dalam document HTML.
J. Browser dan Editor
Browser
Browser merupakan software yang di install di mesin client yang berfungsi untuk menterjemahkan tag-tag HTML menjadi halaman web. Browser yang sering di gunakan biasanya Internet Explorer, Netscape Navigator dan masih banyak yang lainya.
Editor
Program yang di gunakan untuk membuat document HTML, ada banyak HTML editor yang bisa anda gunakan diantaranya: Ms FrontPage, Dreamweaver, Notepad++.
K. TAG-TAG HTML
Command HTML biasanya disebut TAG, TAG digunakan untuk menentukan tampilan dari
document HTML.
<begin tag> </end tag>
Contoh: Setiap document HTML di awali dan di akhiri dengan tag HTML.
<html>
. . .
</html>
Tag tidak case sensitive, jadi anda bisa gunakan <HTML> atau <html> keduanya menghasilkan output yang sama.
Bentuk dari tag HTML sebagai berikut:
<element attribute = value>
Element : nama tag Attribute: atribut dari tag Value : nilai dari atribut. Contoh:
<body bgcolor=red>
body merupakan element, bgcolor(Background) merupakan atribut yang memiliki nilai red.
L. STRUKTUR HTML DOCUMENT
Document HTML bisa di bagi mejadi tiga bagian utama:
1. HTML
Setiap document HTML harus di awali dan di tutup dengan tag HTML
<html></html>
tag HTML memberi tahu browser bahawa yang di dalam kedua tag tersebut adalah document
HTML.
2. HEAD
Bagian header dari document HTML di apit oleh tag <head></head> di dalam bagian ini biasanya dimuat tag TITLE yang menampilkan judul dari halaman pada titlenya browser.
Selain itu Bookmark juga megunakan tag TITLE untuk memberi mark suatu web site. Browser menyimpan “title” sebagai bookmark dan juga untuk keperluan pencarian (searching) biasanya title di gunakan sebagai keyword.
Header juga memuat tag META yang biasanya di gunakan untuk menentukan informasi tertentu mengenai document HTML, anda bias menentukan author name, keywords, dan lainyan pada tag META.
Contoh :
<META name=”Author” contents=”Bocah Gunung”>
Author dari document tersebut adalah “Bocah Gunung”
Atribut http-equiv dapat di gunkan untuk meletakkan nama HTTP Server atribut untuk menciptakan HTTP header.
Contoh:
<META http-equiv=”Expires”content=”Wed, 7 May 2003 20:30:40 GMT”>
yang akan menciptakan HTTP header :
Expires: Wed, 7 May 2003 20:30:40 GMT
Sehingga jika documents di cached, HTTP akan megetahui kapan untuk mengapdate document tersebut pada cache.
M. BODY
Document body di gunakan untuk menampilkan text, image link dan semua yang akan di tampilkan pada web page.

 

1. TAG LINK pada HTML

N. BASIC HTML ELEMENT
1. Block Level Element
Block level element yang sering di gunakan : Heading (H1 sampai H6)
Contoh:
2. Paragraf (P)
Contoh:
3. List Item(LI)
List item di gunakan untuk mengelompokkan data baik berurutan (ordered list) maupun yang tidak berurutan (unordered list).
Ada tiga macam list yang bisa anda tambahkan ke document HTML:
a. Unordered List (Bullet) :
Tag
Attribute
Value
Description
<ul>
type
square
Bullet Kotak
disc
Bullet Titik
Circle
Bullet Lingkaran
Contoh :
b. Ordered List (Numbering)
Tag
Attribute
Value
Description
<ol>
start
n
Begin number
type
I
Upper Roman
i
Lower Roman
A
Uppercase
a
Lowercase
Contoh :
c. Definition List
Definition List terdiri diapit oleh tag <DL> … </DL> dan <DT> tag menentukan definition term serta <DD> tag menentukan definition itu sendiri.
Contoh :

4. Horizontal Rules(HR)
Horizontal Rule tag digunakan untuk menggambar garis horizontal dalam document HTML.
Tag
Attribute
Value
Description
<hr>
width
100%
default
size
n px
Angka dalam pixel
Contoh:

5. Pemformatan Page a. Break
Tag <BR> di gunakan untuk memulai baris baru pada document HTML, tag ini fungsinya mirip dengan carriage return.
Contoh:

b. Font
Dengan tag <FONT> anda bisa menentukan format tampilan font dalam document HTML
seperti color, size, style dan lainya. Contoh:

Tag
Attribute
Value
Description
<font>..</font>
color
Red,yellow dsb
(#000000-#ffffff)
Warna bias menggunakan nama atau hexadecimal
size
1-7 atau (n px)
Ukuran font
face
Arial, Times News
Roman
Jenis Font, dibaca mulai dari yang kiri
c. Color
Color merupakan attribute yang bisa anda tambahkan pada beberapa element seperti body, font, link dan lainya. Color di bagi dalam tiga ketegori warna primer yaitu red, green dan blue. Masing-masing color didefinisikan dalam dua digit hexadecimal number.
#RRGGBB
Hexadecimal
Color
#FF0000
Red
#00FF00
Green
#0000FF
Blue
#000000
Black
#FFFFFF
White
d. Alignment
Align attribute digunakan untuk menentukan perataan object dalam document HTML baik berupa text, object, image, paragraph, division dan lain-lain.
Value
Description
Left
Rata kiri
Right
Rata kanan
Center
Rata tengah
Justify
Rata kanan kiri
e. Format text
Physical Formatting
Tag
Description
<B> … </B>
Bold text
<I> … </I>
Italic text
<U> … </U>
Underline Text
<BIG> … </BIG>
Untuk ukuran yang lebih besar dari normal
<SMALL> … </SMALL>
Untuk ukuran yang lebih kecil dari normal
<STRIKE> … </STRIKE>
Untuk memberi garis di tengah text
<SUP> … </SUP>
Superscript text
<SUB> … </SUB>
Subscript text
<CENTER> … </CENTER>
Center document
Logical Formatting
Tag
Description
<EM> … </EM>
Text miring / <I>
<STRONG> … </STRONG>
Text tebal / <B>
<DEL> … </DEL>
Mencoret text / <STRIKE>
<INS> … </INS>
Underline text / <U>
Quotes / Indentasi
Untuk membuat indentasi paragraph kita bisa menggunakan BLOCKQUOTE, untuk indentasi pendek anda bisa gunakan element Q.
Contoh:

6. Preformatted text
Tag PRE di gunakan untuk menampilkan text sesuai dengan format aslinya. Contoh:


7. Grouping element
Tag DIV dan SPAN di gunakan untuk mengelompokkan elementelement HTML. Span digunakan untuk mendefinisikan inline content sementara div digunakan untuk block-level content.
Contoh:

.
Instalasi XAMPP di Windows
XAMPP Adalah paket software yang didalamnya sudah ada apache, php, dan mysql. Xampp adalah salah satu perangkat lunak yang dapat menjadi web server.
Cara Install Xampp di Windows
a) Siapkan terlebih dahulu installer XAMPP, atau bisa download di http://www.ApacheFriend.org. kemudian jalankan installer dengan klik dua kali file installer XAMPP tersebut. (Dalam tutorial ini menggunakan XAMPP versi 1.7.1)
b) Selanjutnya akan muncul jendala installasi. Klik [Next] untuk melanjutkan installasi XAMPP.

Gambar 11. Masuk jendela instalasi xammp
c) Berikutnya Anda akan diminta untuk memilih lokasi dimana XAMPP akan di-install. Secara default sudah terisikan c:\xampp, yaitu berada di partisi C:\ dalam direktori xampp. Jika ingin mengubah lokasinya klik [browse].

Gambar 12. Jendela directory folder xampp
d) Setelah memilih lokasi installasi, kemudian muncul opsi installasi. Jika sudah selesai memilih opsi yang diberikan klik [install].

Gambar 13. Jendela xampp option
 opsi pertama centang jika ingin membuat shortcut di desktop
 opsi kedua centang jika ingin membuat shortcut di start menu
 opsi ketiga centang jika ingin saat pertama kali windows menyala service Apache langsung dijalankan
 opsi keempat centang jika ingin saat pertama kali windows menyala service MySQL langsung dijalankan
 opsi kelima centang jika ingin saat pertama kali windows menyala service Filezilla langsung dijalankan
e) Tunggu hingga proses installasi selesai.

Gambar 14. Proses menunggu penginstalan
f) Jika sudah selesai klik [finish].

Gambar 15. Jendela completing install
g) Jalankan XAMPP Control panel. Centang Svc pada bagian Apache dan MySQL kemudian klik [start]. Hasilnya dapat dilihat pada gambar berikut.

Gambar 16. Tampilan xampp
h) Untuk mengecek hasilnya buka browser Anda (Firefox, Chrome, dll) kemudian masukkan pada URL : http://localhost jika berhasil maka akan mucul tampilan seperti gambar berikut.

i) Pilih English, dan muncul halaman xampp.

Mengenal CMS (Content Management System) Sistem manajemen konten (Inggris: content management System, disingkat CMS), adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan/atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs Web. Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:  aplikasi manajemen isi (Content Management Application, [CMA])  aplikasi pengiriman isi (content delivery application [CDA]). Elemen CMA memperbolehkan si manajer isi -yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML (HyperText Markup Language)-, untuk memenej pembuatan, modifikasi, dan penghapusan isi dari suatu situs Web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang Webmaster. Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh si empunya situs web untuk meng-update atau memperbaharui situs Web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda, walaupun begitu, kebanyakan dari software ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan index, pencarian, dan pengarsipan. Perangkat lunak CMS  Drupal  Joomla  WordPress  Plone  VBulletin  Moodle  Cmsid  RazorCMS  Dan lain-lain. Pemanfaatan CMS:  Situs web perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas.  Portal  Galeri foto  Aplikasi E-Commerce.  Mengelola website pribadi / blog.  Situs web pembelajaran daring (Inggris: e-learning)  Dan lain-lain.
Instalasi CMS WordPress di Windows WordPress adalah sebuah aplikasi sumber terbuka (open source) yang sangat populer digunakan sebagai mesin blog (blog engine). WordPress dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data (database) MySQL. PHP dan MySQL, keduanya merupakan perangkat lunak sumber terbuka (open source software).Selain sebagai blog, WordPress juga mulai digunakan sebagai sebuah CMS (Content Management System) karena kemampuannya untuk dimodifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. WordPress adalah penerus resmi dari b2/cafelog yang dikembangkan oleh Michel Valdrighi. Nama WordPress diusulkan oleh Christine Selleck, teman ketua pengembang (developer), Matt Mullenweg
Berikut langkah-langkah instalasi WordPress CMS pada Localhost:
1. Ekstrak terlebih dahulu paket modul WordPress CMS yang telah Anda download.
2. Anda akan menemukan sebuah modul yang berada di sebuah folder yang biasanya diberi nama “wordpress”.
3. Pindahkan folder modul WordPress CMS yang bernama “wordpress” tersebut ke dalam “C:\xampp\htdocs”. Yang paling utama diperhatikan adalah penyimpanan yang harus dilakukan di folder “htdocs”. Tidak masalah anda menginstal XAMPP pertama kali di drive D, F, atau yang lainnya, yang terpenting semua file web kita harus ditempatkan pada folder “htdocs” tersebut. Sebab ketika kita membuka URL web tersebut pada browser, sistem localserver XAMPP yang kita gunakan akan membaca folder htdocs tersebut dan akan mencari web yang dimaksud sehingga dimunculkan pada browser. Karena pada e-book panduan instalasi XAMPP yang bisa anda download dari sini dijelaskan bahwa XAMPP tersebut diinstal pada path C:\, maka kita menyimpannya di C:\xampp\htdocs. Itulah sebabnya sangat penting untuk menyamakan persepsi kita.

4. Jika sudah memindahkan atau mengcopy paste modul WordPress CMS tersebut, anda boleh mengganti nama folder “wordpress” sesuai keinginan anda. Agar sama, kita akan mengganti dengan nama misalnya “web_praktikum”.

5. Buka browser anda, kemudian ketik alamat “http://localhost/phpmyadmin” pada address bar sehingga muncul halaman phpMyAdmin. Kita akan membuat database yang akan digunakan oleh wordpress CMS yang akan kita instal. Tenang saja, kita tidak akan berurusan dengan bahasa SQL. Cukup tulis nama database yang akan kita gunakan pada kotak di bawah tulisan “Create new database”. Misalkan kita beri nama “datawebku”. Kemudian klik tombol “Create” yang ada di sebelah kanannya.

6. Masih pada browser Anda, ketikkan juga alamat “http://localhost/web_praktikum” pada address bar-nya. Perhatikan bahwa alamat tersebut bergantung pada penamaan folder yang Anda berikan pada langkah ke-4. Karena kita memberi nama foldernya adalah “web_praktikum”, maka alamat URL-nya adalah “http://localhost/web_praktikum”. Namun, jika anda memberi nama lain misalnya “webnya”, maka alamatnya menjadi “http://localhost/webnya”. Artinya bahwa kita ingin yang ditampilkan pada browser adalah web yang ada di dalam folder “web_praktikum”. Sebenarnya bisa saja kita langsung menyimpan seluruh isi modul wordpress CMS tersebut kedalam folder “htdocs” tanpa harus dimasukkan kedalam folder “web_praktikum”, sehingga alamatnya akan menjadi “http://localhost/”. Biasanya hal ini dilakukan jika kita menyimpan secara online dan ingin web kita terbuka dengan alamat misalnya http://www.namadomain.com/”, bukan “http://www.namadomain.com/web_praktikum”. Namun, agar kita mudah dalam mengatur web-web yang kita buat dengan memanfaatkan localhost, sebaiknya file-file web tersebut dimasukkan kedalam satu folder. Apalagi jika kita ingin menginstal atau membuat web lain pada localhost tersebut, tentu kita tidak ingin file web-web tersebut bercampur dan tidak beraturan. Sekalian kita belajar management files.
7. Pada browser anda akan muncul tampilan wordpress error seperti gambar di bawah ini karena belum terdapat file bernama wp-confiq.php. File tersebut merupakan file yang berisi setting (konfigurasi) untuk web WordPress CMS kita. Untuk membuat file konfigurasi tersebut, lik tombol yang bertuliskan “Create a Configuration File”.

8. Selanjutnya akan muncul halaman “Setup Configuration File” seperti berikut ini. Klik tombol yang bertuliskan “Let’s Go!”.

9. Halaman yang selanjutnya muncul adalah halaman isian untuk setting konfigurasi.

 Database Name : isi dengan nama database yang kita ciptakan pada langkah 5, yaitu “datawebku”.
 User Name : isi dengan username yang punya akses untuk masuk ke dalam sistem phpMyAdmin pada server yang kita gunakan. Untuk localhost dengan XAMPP, biasanya usernamenya adalah “root”.
 Password : kosongkan saja.
 Database Host : karena kita menyimpan/menghosting web kita pada localhost, maka isi dengan “localhost”.
 Table Prefix : digunakan untuk mengunikkan tabel pada database “datawebku”. Untuk sementara gunakan yang default, yaitu “wp_”.
Setelah itu klil tombol Submit.

10. Jika pengaturan sudah benar, maka akan muncul halaman seperti di bawah ini. Klik tombol Run the install.

11. Selanjutnya Anda akan diminta untuk mengisi informasi tentang web yang akan Anda buat dengan WordPress CMS ini.
 Blog Title : isi dengan judul web Anda yang akan terlihat pada title bar browser.
 Username : Username untuk masuk ke halaman administrator nantinya
 Password(twice) : Password untuk masuk ke halaman administrator nantinya
 Your E-mail :isi dengan alamat email Anda (anda boleh mengisi dengan sembarang email jika tidak mempunyai alamat email).
 Beri centang pada kotak kecil disamping tulisan “Allow my blog to appear…” jika ingin web yang akan Anda buat terlihat pada Google dan Technorati.
Setelah semua dirasa benar, klik tombol Install WordPress.

12. Akhirnya instalasi WordPress CMS pada localhost berhasil. Anda akan ditunjukkan username dan diminta mengingat password yang diinputkan sebelumnya yang akan anda gunakan untuk masuk ke halaman administrator pada wordpress CMS anda. Lalu silahkan Klik Tombol “Log In” untuk masuk ke halaman “Log In Administrator WordPress” anda.

13. Selanjutnya Kita akan mencoba masuk untuk pertama kali ke halaman administrator atau untuk wordpress biasanya disebut halaman “Dashboard”. Bila ingin diakses setelah ini anda dapat mengakses halaman ini dengan cara mengetik alamat “http://localhost/web_praktikum/wp-admin”. Alamat tersebut merupakan alamat halaman Dashboard web WordPress CMS yang telah anda instal tersebut. Masukkan username dan password yang sesuai yang telah ditunjukkan pada langkah 12.

14. Setelah Log In anda akan masuk ke halaman Admin atau Dashboard, dari halaman ini anda dapat mengedit semua konten yang ada pada web anda.

15. Untuk melihat tampilan wordpress CMS yang telah Anda instal, silahkan ketikkan pada browser dengan alamat “http://localhost/web_praktikum”. Dan ini adalah keseluruhan file web wordpress CMS tersebut. Anda tidak perlu lagi repot membuat halaman-halaman tersebut sampai tenggelam ditumpukan script bahasa pemrograman PHP MySQL. Hanya dengan beberapa langkah saja, Anda sudah mendapatkan sebuah website utuh.

===instalasi Selesai===
Setelah instalasi mari coba kita membuat satu postingan. Cara Posting Artikel Di WordPress
Berikut adalah langkah-langkah untuk posting artikel di wordpress : 1. Alihkan perhatian ke sebelah kiri atas, sorot menu Posts lalu pilih Add New

2. Masukan judul artikel pada form Enter Title here

3. Setelah bebera saat, akan muncul permalink. Permalink tersebut adalah alamat yang akan tercipta setelah artikel dipublikasikan, permalink tersebut bisa anda ubah/edit sesuai dengan keinginan bila memang anda menginginkannya. Klik tombol edit, lalu masukkan alamat yang anda inginkan, cukup dengan kata kunci saja karena nanti akan otomatis di ubah. Atau bisa juga melalui widget slug yang ada di bagian bawah post editor. Namun ini sifatnya optional, bila anda tidak ingin mengubahnya maka biarkan saja apa adanya.

4. Tulis artikel yang ingin di publikasikan pada form post editing area. Silahkan edit sesuka hati anda, silahkan baca artikel tentang visual post editor bila anda belum begitu paham akan tool yang bisa di gunakan.

5. Apabila artikel tersebut mau di kelompokkan, pilih kategori yang sesuai pada widget kategori, atau anda bisa membuat kategori yang baru.

6. Bila ingin mempunyai tag, isilah tag baru atau pilih dari tag yang sudah ada, namun ini sipatnya optional atau tidak wajib (tag sama fungsinya dengan kategori).

7. Perhartikan juga widget-widget Excerp, Send Trackbacks, Custom fileds, Discussion serta Author, mungkin anda ingin mengisi atau mengubahnya. 8. Biasakan untuk melihat Preview sebelum anda benar-benar yakin untuk mempublikasikan artikel. Preview adalah tampilan artikel anda sebelum benar-benar dipublikasikan, klik saja tombol Preview untuk melakukannya. Bila anda sudah benar-benar yakin artikel tersebut ingin di publikasikan, klik tombol Publish.

 

* Selesai.

MATERI PHOTOSHOP

MODUL PHOTOSHOP

 

Photoshop

 

Posted by at 11:10 PM

INDAHNYA SENYUMAN

Assalamualaikum dan salam senyum selalu.

Sebenarnya senyum itu perkara yang sangat mudah untuk dilakukan malah diberi ganjaran sedekah pula (tapi bukan nak cerita tentang sedekah dalam senyuman… nak cakap tentang The Power of Smile) cuma adakala kita lupa bahawa perkara yang dianggap remeh oleh ‘kedaifan diri sendiri’ (tanpa disedari) rupanya memberi impak yang sangat besar buat insan sekeliling kita sama ada kita sedar ataupun tidak.

Adakalanya terlalu sukar untuk seseorang itu memberi sedekah sebuah senyuman kepada saudaranya sendiri. Malah ada juga yang memilih untuk melemparkan senyuman hanya kepada insan2 tertentu sahaja. Persoalannya, adakah senyuman itu terlalu mahal hingga hanya orang2 tertentu sahaja yang berhak mendapatkannya???

Sedar ataupun tidak setiap perlakuan kita akan dinilai oleh mata2 yang memandang dan mampu melihat (malah insan yang tidak mampu melihat juga pasti akan merasa dan sekaligus menilai). Andainya senyuman itu terlalu ‘mahal’ harganya, bagaimana mungkin insan2 sekeliling akan berasa mudah untuk mendekati. Walhal masyarakat sebenarnya sangat suka ‘Judge a Book By Its Cover’ walau berjuta kali diingatkan jangan sesekali menilai sesuatu dari luaran. Namun itulah hakikatnya, kerana itu kita perlu menghadiahkan senyuman agar insan2 disekeliling mampu merasakan kehadiran mereka diterima.

Apa kepentingan mewujudkan perasaan ‘diterima’ dalam kalangan manusia2 lain??? Sedangkan ‘kau bukan kenal aku, aku pun tak kenal ko… jadi tak payah terima aku pun aku peduli apa…” (Betul jugak ayat kat atas ni ye???.. dah tak kenal buat apa nak senyum kang dia kata kita ni apa plak kan…)..

Sebenarnya salah tu, salah satu kepentingannya ialah agar mewujudkan ikatan persaudaraan lebih2 lagi ikatan satu akidah. Bukankah islam itu bersaudara???.

Jadi senyumlah seikhlas hati kerana hakikatnya kita semua adalah insan2 kerdil yang dipinjamkan nyawa sebentar untuk bernafas dibumi-Nya… Malah seandainya dek kerana kelebihan yang dimiliki kita bersikap memandang insan lain dengan sinis, ketahuilah kelebihan itu adalah anugerah Allah yang diberi pinjam kepada kita untuk seketika….

Akhir kata, Senyuman itu sedekah… setiap sedekah itu ibadah,setiap ibadah diberi pahala,namun tidak semua senyuman itu dianggap sedekah… … .

1.Membalas senyuman ibu adalah WAJIB.
2.Senyum pada bapa,keluarga dan sahabat adalah SUNAT
3.Senyuman pada org yg tak dikenali HARUS
4.Senyuman sewaktu sedang solat MAKRUH
5.Senyuman dgn tujuan menyindir,mengoda dan dlm pekara pekara maksiat adalah HARAM..

sumber : http://seteguhhati.blogspot.com/2010/02/kuasa-indahnya-senyuman.html

PENDIDIKAN DI INDONESIA

 
Pendidikan di Indonesia sangat diperhatikan oleh masyarakat Indonesia. Terbukti dari banyaknya artikel-artikel yang membahas tentang pendidikan di Indonesia. Beberapa waktu terakhir ini pendidikan di Indonesia mendapat angin segar karena 20 % APBN dialokasikan untuk bidang pendidikan. Hal ini membawa dampak positif bagi pendidikan di Indonesia.
 
Pendidikan di Indonesia memiliki sistem yang cukup baik akan tetapi pelaksanaan di lapangan masih jauh dari ketentuan yang berlaku. Misalnya penyelenggaraan ujian nasional. Ujian nasional yang telah disusun sedemikian dari sekian banyak ahli  sering menemui kendala di lapangan. Banyak sekali ditemukan hal-hal yang tidak seharusnya terjadi dan dilakukan oleh para oknum yang berkecimpun di dunia pendidikan. 
 
Banyak sekali para pendidik dengan alasan kemanusiaan membantu para anak didik mereka di ujian nasional. Padahal mereka tahu dan mengerti betul hal tersebut tidak bisa dilakukan. Mereka menganggap anak didik mereka tidak diperlakukan secara adil karena mereka mengenyam pendidikan di bangku sekolah dengan failitas yang sangat minim dan kurangnnya informasi mereka dapat tentang ujian nasional.
 
Pelaksanaan ujian nasional merupakan PR yang terus bertambah dari tahun ke tahun dan tak kunjung selesai. Pendidikan memang sangat sulit utamanya bagi para pendidik hal tersebut diperparah dengan disahkannya undang-undang HAM yang tidak membenarkan seorang pendidik memberikan siswanya sanksi ketika melanggar aturan melalui kontak fisik. Hal ini membuat anak didik tidak lagi menghormati dan menghargai guru-guru mereka.
 
Mungkin kita masih sering mendengar cerita-cerita orang tua kita dahulu betapa mereka sangat segan dengan guru-guru mereka. Berbeda dengan sekarang, para anak didik sering berlaku tidak hormat kepada guru-guru mereka dan bahkan ada yang sampai membuat guru-guru mereka menangis di dalam kelas.
 
Mendidik sungguh pekerjaan yang sangat berat dan melelahkan dan memang sangat wajar jika pemerintah membeikan perhatian khusus di bidang pendidikan. Karena generasi muda tanpa pendidikan akan membuat negara tercinta kita ini hancur di masa yang akan datang.
 

 

 

sumber : http://www.artikelbagus.com/2012/03/artikel-tentang-pendidikan-di-indonesia.html

HUTAN DI INDONESIA

Hutan tropis merupakan paru-paru dunia yang berperan besar terhadap kestabilan iklim global. Namun apa jadinya jika hutan semakin tergerus? Dapatkah bioteknologi berperan dalam pelestarian hutan?
Penurunan luas lahan hutan di Indonesia terjadi sangat cepat, utamanya dipicu oleh naiknya populasi penduduk yang berarti pula naiknya konsumsi kayu, sementara luas hutan tidak bertambah, area bekas penebangan dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya serius untuk merehabilitasinya. Belum lagi illegal logging yang semakin memperparah laju penurunan areal hutan. Data tahun 2005 saja menunjukkan bahwa suplai kayu nasional yang tercatat oleh Departemen Kehutanan sebesar 42,3 juta m3 (itu tidak termasuk kayu ilegal lho). Konsumsi global sendiri tahun 1990 sebesar 2.5 miliar m3 dan terus meningkat setiap tahunnya.
Fakta mengenai degradasi hutan tersebut amat memprihatinkan, sebab di samping berpengaruh terhadap perubahan iklim global juga dapat mengganggu ekosistem flora dan faunanya. Sering kita dengar binatang-binatang buas keluar dari hutan dan menyerang lahan penduduk. Jangan salahkan harimau yang memangsa hewan ternak demi sesuap nasi, ups, seonggok daging karena tak kuasa menahan lapar. Itu semua berawal dari semakin sempitnya lahan hutan yang multifungsi.

 

Peran Bioteknologi

Kita tentu tidak bisa membiarkan hutan kita habis suatu saat nanti, harus ada upaya rehabilitasi hutan yang terencana dan menyeluruh serta melibatkan semua pihak. Dalam acara 1st Genetic Analyzer User Meeting yang diselenggarakan oleh salah satu pemasok mesin DNA sequencer pada tanggal 2 Juni 2009 lalu di Jakarta, tampil sebagai salah satu pembicara yaitu dari Center for Forest Biotechnology and Tree Improvement (CFBTI) Yogyakarta. Beliau memaparkan berbagai tantangan dan upaya yang dilakukan pemerintah melalui CFBTI untuk merehabilitasi hutan di Indonesia.

Tantangan yang dihadapi dalam pembangunan hutan di Indonesia antara lain:

  • Rehabilitasi hutan alami
  • Rehabilitasi hutan yang rusak dan tidak produktif
  • Pembangunan hutan perkebunan
  • Konservasi sumber-sumber genetik, dan
  • Pengendalian pembalakan liar (illegal logging)

 

CFBTI yang berdiri sejak tahun 1984 ini melakukan riset-riset genetik molekuler yang berfokus pada 11 spesies tanaman, yaitu:

  • Jati (Tectona grandis)
  • Spesies yang tumbuh dengan cepat (Acacia spp. dan Eucalyptus spp.)
  • Kayuputih (Melaleuca cajuput)
  • Cendana (Santalum album)
  • Iron wood (Eusideroxylon zwageri)
  • Pulai (Alstonia sp.)
  • Sengon (Falcataria mollucana)
  • Surian (Toona sureni)
  • Merbau (Intsia bijuga)

Lebih lanjut, beliau juga menguraikan riset-riset genetika molekular yang dilakukan lembaganya:

Pembiakan molekuler (molecular breeding)

Pembiakan molekuler dilakukan dengan mengaplikasikan penanda (marker) molekuler untuk perbaikan genetika tanaman melalui analisis paternal, sistem perkawinan dan analisis aliran gen. Dengan melakukan seleksi, pengaturan jarak antara pohon-pohon dalam kebun pembibitan dan uji keturunan (progeny test) untuk mengetahui komposisi genetik serta manajemen kebun pembibitan untuk meningkatkan probabilitas perkawinan antara genotip-genotip yang diinginkan, diharapkan bisa diperoleh pohon-pohon dengan kualitas plus.

Genetika populasi

Saat ini CFBTI mengembangkan suatu database genetik untuk kayu jati di Indonesia untuk melindungi konsumen dari penipuan. Seperti kita ketahui kayu jati merupakan kayu dengan kualitas terbaik dengan harga mahal. Dengan adanya database genetik ini kualitas suatu jenis kayu jati bisa ditentukan dengan tepat sehingga konsumen tidak akan bisa dikelabui oleh para penjual kayu yang kadang-kadang suka berbuat licik.

Biosecurity

CFBTI mengembangkan teknik-teknik berbasis PCR dan DNA Sequencing untuk mendeteksi penyakit pembusukan akar (root rot disease) pada pepohonan.

Botani forensik

Seperti halnya forensik pada manusia untuk melacak asal-usul atau identitas korban maupun pelaku kriminal, pada dunia kayu-kayuan juga diperlukan ilmu botani forensik. Dengan membangun suatu database dan barcode DNA, maka bisa dilacak asal-usul produk-produk kayu, diperoleh dari hutan mana, dan apakah kayu itu diperoleh secara legal atau hasil penebangan liar.

Harus Sinergi

Kerja keras CFBTI kita harapkan dapat menjadi sumbangan yang sangat berarti bagi kelestarian hutan di Indonesia. Namun bioteknologi saja tidak akan cukup tanpa didukung dengan upaya pemerintah dalam bidang lainnya. Berantas terus para pembalak liar terutama mereka yang kelas kakap dan yang berlindung di balik HPH. Jangan ada pula pengalihan fungsi hutan dari hutan lindung ke hutan industri hanya karena sogokan segelintir pengusaha kepada pemerintah setempat. Pemerintah bersama masyarakat juga harus mulai mencari alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap kayu dan produk turunannya agar konsumsi kayu hutan bisa ditekan. Begitu pula upaya rehabilitasi dan reboisasi hutan harus digalakkan kembali dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

sumber :  http://sciencebiotech.net/bioteknologi-untuk-pelestarian-hutan/

JENIS-JENIS BATUAN

 1. Batuan Beku
 
 Image

 

Batuan Beku terbentuk karena membekunya magma yang keluar akibat proses pendinginan di dalam perut bumi.
 
Jenis jenis Batuan Beku terdiri atas,
  1. B. Beku Dalam (abisis, plutonis), pembekuan magma di dalam kulit bumi. Contohnya, diorit, gabro.
  2. B. Beku Korok (hypoabisis), pembekuan magma yang berada di celah – celah atau retakan bumi. Contohnya granit porfirit, seinit porfirit.
  3. B. Beku Luar (effusif), pembekuan magama yang terjadi setelah mencapa permukaan bumi. Contohnya andesit, basalt, riolit, obsidian.

2. Batuan Sedimen

 Image

Jenis ini terbentuk karena terjadinya suatu pelapukan batuan kemudian terendapkan hingga membentuk suatu batuan.

Ada 3 Jenis batuan Sedimen yaitu,

  1. Berdasarkan tempat terjadinya
    • Sedimen Klastik/mekanik di angkut tempat asal kemudian di endapkan tanpa mengalami proses kimiawi. Contohnya, batu breksi(krikil dengan sudut tajam), konglomerat(kerikil dengan sudut tumpul) dan pasir.
    • Sedimen Kimiawi, yaitu endapan hasil pelarutan kimiawi. Contohnya, gips.
    • Sedimen Organik terbentuk karena di pengaruhi oleh unsur – unsur Organik. Contohnya, batu bara, batu gamping.
  2. Berdasarkan tenaga pengangkutnya
    • Sedimen Equatis, di endapkan oleh air. Misalnya batu pasir, lumpur
    • Sedimen Aeolis, di endapkan oleh angin. Misalnya tanah loss, pasir
    • Sedimen Glasial, dengan bantuan tenaga gletser. Misalnya morena, tanah lim.
    • Sedimen Marine, oleh air laut. Misalnya delta.
  3. Berdasarkan tempat di endapkannya
     
  4.  
     
    • Teritis, berada di darat. Contoh batu tuff
    • Fluvial, berada di dasar sungai. Misalkan pasir
    • Marine, berada di dasar laut. Contoh batu karang dan batu garam.
    • Palludal/limnis, berad di rawa – rawa atau di danau. gambuT,n tanah lim.
    • Glasial, berada di daerah es. Misal batu morena
    • Marginal, berada di pantai 

    3. Batuan Metamorf/Malihan

  5. Image
  6. Metamorf atau Malihan adalah jenis batuan beku endapan yang telah berubah sifatnya, pengaruh dari berbagai macam suhu yang tinggi, tekanan, dan waktu.

    Jenis – jenis Batuan Metamorf/Malihan,

  7. Metamorf/Malihan Kontak
    Metamorf/Malihan Kontak Terjadi karena adanya kontak atau pengaruh suhu yang tinggi serta terlalu dekat dengan magma. Contohnya, batu pualam (marmer) dari batu kapur.
  8. Metamorf/Malihan Dinamo
    Metamorf/Malihan Dinamo Terjadi akibat adanya tekanan lapisan yang berada di atasnya dalam kurun waktu yang lama. Misalnya batu sabak dari tanah liat antrasit.
  9. Metamorf/Malihan Pneumatolistis
    Metamorf/Malihan Pneumatolistis Terjadi akibat adanya suatu pengaruh suhu, tekanan dari benda – benda sekitar, kurun waktu serta masuknya unsur – unsur lainnya. Misalnya batu permata, intam.